Signifikan.com —Sumut

Medan, Sumatera Utara — Dalam rangka mempererat silaturahmi serta memperkuat kekompakan antar aktivis mahasiswa, sejumlah anak pergerakan dari berbagai lembaga mahasiswa menggelar kegiatan buka puasa bersama di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan bagi para aktivis untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Salah satu tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut, Sofyandi Lubis, S.E., M.E, menyampaikan bahwa banyak pemimpin bangsa yang lahir dari rahim pergerakan mahasiswa. Oleh karena itu, menurutnya kekompakan dan komunikasi antar aktivis harus terus dijaga demi kepentingan bangsa dan negara.15/03/2026

“Banyak pemimpin lahir dari anak pergerakan. Maka kita harus tetap menjalin kekompakan, menjaga komunikasi, dan terus berkoordinasi dalam menyuarakan berbagai isu untuk kemajuan berbangsa dan bernegara,” ujar Sofyandi Lubis dalam sambutannya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya mungkin tidak lagi aktif turun langsung ke jalan seperti dulu. Namun, melalui kegiatan seperti ini diharapkan dapat melahirkan generasi aktivis baru yang siap menyuarakan aspirasi masyarakat di ruang publik.

“Saya mungkin tidak lagi turun langsung ke jalanan seperti dulu. Namun kita berkumpul di sini untuk mencetak generasi yang berani menyuarakan aspirasi masyarakat di depan umum. Adik-adik aktivis harus tetap aktif dan berperan langsung turun ke jalan,” tambahnya.

Sebelum kegiatan buka puasa bersama dimulai, para mahasiswa yang tergabung dalam berbagai lembaga pergerakan juga menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat di beberapa titik simpang jalan. Kegiatan berbagi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus mengamalkan anjuran bersedekah di bulan suci Ramadhan.

Aksi berbagi takjil tersebut mendapat respon positif dari masyarakat. Para mahasiswa menilai bahwa berbagi kepada sesama di bulan Ramadhan merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya meningkatkan amal ibadah.

Para aktivis mahasiswa menegaskan bahwa mahasiswa pergerakan bukan sekadar penyampai aspirasi, tetapi juga menjadi jembatan penyampai keluhan masyarakat dari akar rumput. Peran ini dinilai penting dalam menjaga keseimbangan kehidupan berbangsa dan bernegara serta memperkuat potret demokrasi demi kemajuan bersama.

Kegiatan buka bersama ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat solidaritas antar aktivis mahasiswa serta meningkatkan peran mahasiswa dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

(Redaksi signifikan.com)