Signifikan.com — Sumut

Sumatera Utara – Publik dan sejumlah aktivis di Sumatera Utara tengah menyoroti serius dugaan kasus pencucian uang berskala besar yang melibatkan oknum internal perbankan. Kasus ini mencuat setelah Polda Sumut menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Kasus yang diduga melibatkan oknum di Bank Mandiri ini dinilai memiliki banyak kejanggalan. Salah satunya adalah pencairan dana fantastis sebesar Rp123 miliar melalui 54 lembar cek yang disebut-sebut tidak pernah ditandatangani oleh direksi perusahaan terkait.

Perusahaan yang menjadi korban dalam kasus ini, PT Toba Surimi Industries, diduga dicatut namanya untuk proses pencairan dana secara tidak sah. Aktivis menilai hal ini sebagai bentuk kejahatan perbankan yang terstruktur dan sistematis.

“Ini bukan sekadar kelalaian, tetapi patut diduga sebagai tindakan yang disengaja. Bagaimana mungkin puluhan cek bisa cair tanpa verifikasi dan tanda tangan resmi direksi?” ujar salah satu perwakilan aktivis Sumut.

Selain itu, ditemukan pula indikasi pencairan dana menggunakan nama perusahaan fiktif, yang semakin memperkuat dugaan adanya praktik pencucian uang terorganisir. Aktivis menilai lemahnya sistem pengawasan dan mekanisme Anti Pencucian Uang (APU) dalam kasus ini menjadi sorotan utama.

Publik dan kelompok pergerakan di Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka mendesak aparat penegak hukum untuk mengungkap dalang utama atau aktor intelektual di balik kasus yang dinilai merugikan kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan.

“Ini menyangkut kepentingan publik. Masyarakat menyimpan uangnya di bank dengan kepercayaan tinggi. Jika kasus seperti ini tidak diungkap secara transparan, maka kepercayaan itu bisa runtuh,” tegas perwakilan aktivis lainnya.

Sejumlah elemen mahasiswa dan organisasi pergerakan juga berencana menggelar aksi lanjutan sebagai bentuk tekanan moral agar proses hukum berjalan secara terbuka, profesional, dan tidak tebang pilih.

Publik berharap Polda Sumut dapat mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya, serta memastikan seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektual di belakang dugaan pencucian uang tersebut, dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

(Redaktur signifikan.com)